Peraturan Youtube Terbaru Tahun 2019


Beberapa waktu lalu Youtube memberikan pengumuman bahwa pihaknya membuat beberapa perubahan mengenai peraturan yang ada di Youtube terkait Channel Youtube dan Video yang di upload di Youtube.
Kalo anda memiliki akun gmail pasti mendapatkan pesan yang berbunyi seperti dibawah ini :


Dimana dalam pesan itu Youtube menyebutkan sedang melakukan update atau pembaharuan mengenai Terms of Servicenya. Pembaruan Peraturan ini rencananya akan mulai berlaku pada 10 Desember 2019 mendatang yang disebutkan oleh pihak Youtube seperti dalam pesan berikut.


Pembaharuan ini tentu saja menyangkut kontrak kerjasama antara Youutube dengan para konten kreator. Pembaharuan Peraturan Youtube ini dilakukan oleh karena beberapa waktu lalu pihak youtube terkena masalah dengan komisi perdagangan Federal Amerika Serikat dan Jaksa Agung New York dimana Youtube dan khususnya para konten kreator harus memenuhi peraturan badan perlindungan anak di Amerika atau yang disebut COPPA (Children’s Online Privacy Protection Act) yang mana semua konten kreator dimanapun mereka berada harus menentukan apakah konten video yang mereka buat itu termasuk untuk anak-anak atau tidak.

Bulan September 2019 lalu Google sebagai pemiliki Youtube dikabarkan harus membayar sekitar $170 juta karena melakukan kesalahan telah mengumpulkan data penonton anak yang digunakan untuk pemasang iklan yang mana kegiatan ini dikatakan ilegal sehingga Youtube dinyatakan bersalah dan harus membayar denda.

Tentunya kejadian diatas mengharuskan Youtube mengubah peraturan mengenai konten video anak-anak.

Hal ini membuat channel video anak berapa di posisi yang bisa dikatakan susah karena situasinya akan sangat berbeda dari sebelumnya. Tidak hanya itu, peraturan baru di Youtube ini akan menyasar semua jenis channel dimana para konten kreator harus menyebutkan apakah video yang dibuat atau yang diupload termasuk untuk anak-anak atau bukan.

Para konten kreator diwajibkan menjawab beberapa pertanyaan apakah video yang di upload diperuntukan untuk anak-anak atau tidak. Selain itu, Youtube juga membuat sistem pintar untuk mempelajar apakah konten video yang dibuat termasuk dalam jenis kategori video untuk anak atau bukan.

Para konten kreator diberikan 2 pilihan terkait pengaturan video youtube ini, yang pertama pengaturan di level Channel dan yang kedua di level Video. Jadi para konten kreator harus menyebutkan apakah channelnya diperuntukan untuk video-video anak atau bukan dan setiap video yang diuploadnya juga harus disebutkan apakah termasuk video untuk ditonton anak-anak atau bukan.

Pengaturan tersebut dan beberapa pertanyaannya akan muncul di menu channel youtube dibagian setelan lanjutan ketika akan melakukan upload video.
Nah, sekarang pertanyaannya hal apa sajakah yang membuat sebuah video itu termasuk kategori untuk anak-anak atau bukan?

Menurut FEDERAL TRADE COMMISION (FTC) kondisi-kondisi yang termasuk dalam kategori konten untuk anak adalah sebagai berikut :

1. Berdasarkan subjectnya
2. Jika memang anak-anak dijadikan target utama
3. Jika di dalamnya terdapat model atau artis anak-anak
4. Jika di dalamnya terdapat karakter, selebritis atau mainan yang digemari anak-anak termasuk animasi atau tokoh kartun
5. Apakah bahasa yang digunakan itu dimaksudkan untuk anak-anak
6. Semua kegiatan yang muncul di video cocok dengan kegiatan anak-anak

Jadi kesimpulannya disini adalah target, kalian harus tau video yang dibuat itu targetnya untuk siapa.
Youtube juga menghapus beberapa fitur bagi channel atau konten anak-anak diantaranya :

- Iklan Yang Dipersonalisasi
- Kolom Komentar
- Langganan Channel
- Watermark Branding Channel
- Tombol Donasi
- Kartu Info atau Layar Akhir
- Live Chat atau Donasi Live Chat
- Pemutaran di Miniplayer
- Super Chat atau Super Stickers
- Simpan ke Playlist
- Galeri Merchandise Youtube

Dan ada juga beberapa tambahan fitur yang akan di hilangkan untuk channel anak-anak yaitu Story, Tab Komunitas di halaman channel dan juga Lonceng Notifikasi.

Lalu apakah ada hubungannya dengan MONETISASI?
Jika channel atau konten kalian telah ditetapkan sebagai kategori untuk anak-anak maka tidak akan ada iklan yang dipersonalisasi di video kalian, tentu ini akan mempengaruhi pendapatan yang didapatkan karena tidak semua iklan bisa masuk ke channel kalian.

Hal ini tentu membuat kecewa sebagian pihak terutama para konten kreator yang membuat channel atau video youtube untuk anak-anak.

Namun selama konten kalian tidak ditujukan untuk anak-anak maka semuanya akan baik-baik saja tidak ada yang berubah, hanya saja ketika upload video harus menjawab beberapa pertanyaan terkait apakah video kalian untuk anak-anak atau bukan seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Oke itulah sekilas informasi mengenai peraturan youtube terbaru tahun 2019 yang bisa kalian simak dan perhatikan ketika kalian berniat menjadi seorang youtuber atau kalian yang sudah berprofesi sebagai seorang youtuber.

Semoga artikel ini membantu untuk lebih memahami tentang peraturan youtube terbaru tahun 2019 ya. Jika kalian suka dan merasa artikel ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman kalian agar semakin banyak orang yang mendapatkan informasi berharga.

Semoga Bermanfaat.
Terimakasih.

Comments

Popular posts from this blog

5 Aplikasi Penghasil Uang Yang Masih Bisa Kamu Gunakan di tahun 2020

Cara Jualan di Internet Tahun 2020

5 Topik Youtube Yang Paling Disukai